Sungai Silungonggo Mengering, 40 Hektare Tanaman Padi di Desa Babalan Terancam Kekeringan

31 Agustus 2026
Administrator
Dibaca 1 Kali
Sungai Silungonggo Mengering, 40 Hektare Tanaman Padi di Desa Babalan Terancam Kekeringan

 

Babalan, Gabus – Kekeringan mulai mengancam tanaman padi di Desa Babalan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. Sumber pengairan yang selama ini mengandalkan aliran Sungai Silungonggo kini mulai mengering, sehingga petani kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah.

Sekitar 40 hektare tanaman padi terdampak kondisi tersebut. Tanaman padi saat ini rata-rata telah berumur hampir satu bulan, yang merupakan masa penting dalam pertumbuhan tanaman dan membutuhkan ketersediaan air yang cukup.

Mengeringnya Sungai Silungonggo yang bermuara ke Sungai Juwana menyebabkan pasokan air ke lahan pertanian menjadi terbatas. Petani pun mulai khawatir apabila kondisi ini berlangsung terus-menerus karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan berpotensi menurunkan hasil panen.

Para petani berharap pemerintah dan dinas terkait dapat segera mengupayakan solusi untuk memenuhi kebutuhan air pertanian. Salah satu harapan yang disampaikan petani adalah air dari Waduk Kedung Ombo dapat dialirkan ke sungai, sehingga air tersebut nantinya dapat dipompa untuk mengairi tanaman padi di lahan yang terdampak.

Petani berharap adanya koordinasi dan langkah nyata dari instansi yang membidangi pengairan agar aliran air dapat segera diupayakan. Dengan adanya pasokan air, tanaman padi diharapkan dapat terus tumbuh dengan baik dan terhindar dari dampak kekeringan yang lebih parah.

Pemerintah Desa Babalan bersama masyarakat petani berharap persoalan pengairan ini mendapat perhatian dari dinas dan instansi terkait. Upaya pengaliran air dari Waduk Kedung Ombo diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menjaga keberlangsungan tanaman padi di wilayah Desa Babalan.